Kualitas tidur yang baik penting bagi kesehatan dan perkembangan remaja. Namun, gangguan kualitas tidur masih sering terjadi dan dapat memengaruhi konsentrasi serta kesehatan remaja. Salah satu upaya nonfarmakologis untuk meningkatkan kualitas tidur adalah aromaterapi lavender. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian aromaterapi lavender terhadap peningkatan kualitas tidur remaja di MTs Misbahul Hasan. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi referensi dan alternatif terapi komplementer untuk meningkatkan kualitas tidur remaja. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-experimental. Populasi dan sampel penelitian adalah seluruh siswa MTs Misbahul Hasan sebanyak 35 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) sebelum dan sesudah pemberian aromaterapi lavender selama 7 hari. Analisis data dilakukan menggunakan menggunakan uji Wilcoxon dengan tingkat significancy 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan aromaterapi lavender, sebagian besar responden memiliki kualitas tidur buruk yaitu 28 responden (80,0%), sedangkan setelah diberikan aromaterapi lavender sebagian besar responden memiliki kualitas tidur baik yaitu 24 responden (68,6%). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai signifikansi p = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara kualitas tidur sebelum dan sesudah intervensi. Pemberian aromaterapi lavender berpengaruh terhadap peningkatan kualitas tidur remaja di MTs Misbahul Hasan. Aromaterapi lavender dapat digunakan sebagai terapi nonfarmakologis yang sederhana, aman, dan efektif untuk membantu meningkatkan kualitas tidur remaja. Penelitian selanjutnya disarankan melibatkan sampel yang lebih besar dan durasi intervensi yang lebih lama.
Copyrights © 2026