Agustina Widiyawati
Universitas Hafshawaty Zainul Hasan Probolinggo

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Terapi Akupresure Terhadap Intensitas Nyeri Remaja Yang Mengalami Disminore Di MA Darul Mukhlasin Desa Tegalsiwalan Probolinggo Vivi Wulandari; Agustina Widiyawati; Retno Hastri Rizqi Romdhani
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 9 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v5i9.2455

Abstract

Dismenore adalah keluhan umum yang dialami wanita selama menstruasi, ditandai dengan nyeri kram di perut bagian bawah akibat kejang otot uterus, yang dapat menghambat aktivitas sehari-hari. Nyeri ini dapat muncul bersamaan dengan haid, sebelum haid, atau segera setelah haid. Tujuan penelitian ialah untuk Pengaruh Akupresur Pada Titik SP 8, SP 10 Terhadap Intensitas Nyeri Remaja Yang Mengalami Dismenore di MA Darul Mukhlasin Desa Tegalsiwalan.Desain penelitian ini desain studi pre experimental design dengan dengan one group pre posttest design. Responden dalam penelitian ini Seluruh Remaja Usia 10-19 Tahun di MA Darul Mukhlasin Sebanyak 43 Responden dan memenuhi kriteria inklusi dan kriteria ekslusi yang diambil dengan cara total Sampling. Instrumen penelitian menggunakan lembar kuisioner dan lembar observasi. Data yang diperoleh dilakukan uji statistik analisis bivariat dengan uji Paired T Test. Hasil penelitian terdapat Pengaruh Terapi Akupresure Terhadap Intensitas Nyeri Remaja Yang Mengalami Disminorea Di MA Darul Mukhlasin Desa Tegal Siwalan Kabupaten Probolinggo, Didapatkan P value : 0.000. Dismenore sangat mengganggu aktivitas perempuan sehari-hari dan dapat berdampak pada turunnya produktivitas kerja. Untuk itu dengan pemberian terapi akupresure dapat digunakan untuk penyembuhan dismenore. Salah satu efek penekanan titik akupresur dapat meningkatkan kadar endorfin yang berguna sebagai pereda nyeri yang diproduksi tubuh.
Pengaruh Pemberian Aromaterapi Lavender Terhadap Peningkatan Kualitas Tidur Remaja Di MTs Misbahul Hasan Vera Amperawati; Agustina Widiyawati; Retno Hastri
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 9 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v5i9.2460

Abstract

Kualitas tidur yang baik penting bagi kesehatan dan perkembangan remaja. Namun, gangguan kualitas tidur masih sering terjadi dan dapat memengaruhi konsentrasi serta kesehatan remaja. Salah satu upaya nonfarmakologis untuk meningkatkan kualitas tidur adalah aromaterapi lavender. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian aromaterapi lavender terhadap peningkatan kualitas tidur remaja di MTs Misbahul Hasan. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi referensi dan alternatif terapi komplementer untuk meningkatkan kualitas tidur remaja. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-experimental. Populasi dan sampel penelitian adalah seluruh siswa MTs Misbahul Hasan sebanyak 35 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) sebelum dan sesudah pemberian aromaterapi lavender selama 7 hari. Analisis data dilakukan menggunakan menggunakan uji Wilcoxon dengan tingkat significancy 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan aromaterapi lavender, sebagian besar responden memiliki kualitas tidur buruk yaitu 28 responden (80,0%), sedangkan setelah diberikan aromaterapi lavender sebagian besar responden memiliki kualitas tidur baik yaitu 24 responden (68,6%). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai signifikansi p = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara kualitas tidur sebelum dan sesudah intervensi. Pemberian aromaterapi lavender berpengaruh terhadap peningkatan kualitas tidur remaja di MTs Misbahul Hasan. Aromaterapi lavender dapat digunakan sebagai terapi nonfarmakologis yang sederhana, aman, dan efektif untuk membantu meningkatkan kualitas tidur remaja. Penelitian selanjutnya disarankan melibatkan sampel yang lebih besar dan durasi intervensi yang lebih lama.
Hubungan Penyuluhan Program Generasi Berencana (GENRE) Dengan Kejadian Pernikahan Dini Di Kecamatan Maron Umi Siti Hotijah; Agustina Widiyawati; Tutik Hidayati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 9 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v5i9.2461

Abstract

Pernikahan dini masih menjadi permasalahan kesehatan dan sosial yang banyak terjadi di Indonesia, termasuk di Kecamatan Maron. Rendahnya pemahaman remaja mengenai kesehatan reproduksi dan pendewasaan usia perkawinan menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya pernikahan dini. .Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Penyuluhan Program Generasi Berencana (GENRE) dengan kejadian pernikahan dini di Kecamatan Maron. Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasangan nikah dini yang belum hamil dan datang ke Balai KB Kecamatan Maron. Sampel penelitian sebanyak 30 responden yang diambil menggunakan teknik accidental sampling. Variabel independen dalam penelitian ini adalah Penyuluhan Program GENRE, sedangkan variabel dependen adalah kejadian pernikahan dini. Pengumpulan data menggunakan kuesioner terstruktur, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa. Hasil uji statistik Chi-Square diperoleh nilai p-value = 0,021, sehingga p-value < α (0,021 < 0,05. Kesimpulan penelitian ini adalah semakin baik paparan Penyuluhan Program GENRE yang diterima remaja, maka semakin rendah kejadian pernikahan dini.