Permasalahan radikalisme di Lampung membutuhkan penanganan yang sangat serius karena Lampung masuk dalam kategori lampu merah paham radikalisme dan terorisme. Salah satu penanganannya adalah dengan melakukan pencegahan dari dalam. Generasi muda merupakan sasaran rawan paham radikalisme dan terorisme. Penanganan radikalisme tidak dapat hanya bertumpu pada pemerintah, namun juga harus mendapat dukungan penuh dari masyarakat, termasuk para generasi muda. Tujuan pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini adalah memberikan pendampingan berbasis modal sosial (social capital) bagi organisasi kepemudaan di Kota Bandar Lampung untuk mencegah berkembangnya radikalisme. Kegiatan yang dilakukan berbentuk forum group discussion (FGD) dan dibarengi dengan pendampingan untuk meningkatkan pemahaman para pemuda terkait pencegahan radikalisme dengan memanfaatkan 3 dimensi dalam modal sosial yaitu kepercayaan (trust), jaringan sosial (networks), dan pranata sosial (social institution). Peserta yang terlibat dalam kegiatan ini berjumlah 16 orang yang terdiri dari anggota berbagai organisasi kepemudaan di Kota Bandar Lampung. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini di antaranya adalah tahap peningkatan aspek kognitif dan tahap pendampingan. Secara khusus kegiatan pengabdian ini mengarah pada beberapa capaian tujuan di antaranya yakni: pada aspek kognitif, terjadi peningkatan pemahaman tentang pentingnya peran pemuda dalam membantu pemerintah untuk mencegah perkembangan radikalisme sementara pada aspek praktis, pendampingan ini diharapkan dapat menjadikan para pemuda semakin berperan aktif dalam mencegah perkembangan radikalisme.
Copyrights © 2023