Integrasi isu lingkungan ke dalam pembelajaran formal khususnya dalam mata pelajaran matematika masih tergolong terbatas. Pembelajaran matematika cenderung disampaikan secara abstrak dan kurang memiliki keterkaitan dengan konteks kehidupan nyata, termasuk isu-isu lingkungan. Hal ini mengakibatkan lemahnya korelasi antara pemahaman siswa mengenai konsep matematika dan kesadaran ekologis mereka. Oleh sebab itu tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah: a. Meningkatkan kompetensi guru dalam mengintegrasikan isu-isu konservasi ke dalam pembelajaran matematika; b. Meningkatkan keterampilan guru dalam mengembangkan materi pembelajaran yang mengintegrasikan isu-isu konservasi ke dalam pembelajaran matematika; dan c. Penguatan pengalaman siswa dalam pembelajaran matematika yang bertema konservasi. Metode yang dilakukan dalam rangka mencapai tujuan tersebut maka dilaksanakan kegiatan workshop yang diikuti oleh para guru. Kegiatan workshop terdiri dari paparan materi oleh narasumber, sesi tanya jawab, dan sesi praktik. Hasil pengisian pretes dan postes menunjukkan bahwa pemahaman mitra mengenai green pedagogy meningkat sebesar 92,5% setelah pelatihan; keterampilan mitra dalam mengembangkan perangkat pembelajaran terkait konservasi meningkat sebesar 85,7%; serta kualitas perangkat pembelajaran bertema konservasi yang dihasilkan oleh mitra meningkat sebesar 77,8%. Kegiatan workshop tentang implementasi green pedagogy dan STEAM-H telah terlaksana dengan baik melalui tahapan pretes, penyampaian materi, diskusi, praktik, pendampingan, dan postes. Perlu dilakukan pendampingan lanjutan untuk memastikan implementasi green pedagogy dan STEAM-H di kelas berjalan secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026