Remaja merupakan masa transisi yang rentan terhadap berbagai masalah kesehatan, baik masalah gizi (anemia/obesitas), kesehatan mental, hingga perilaku berisiko. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, pengetahuan, serta status kesehatan remaja melalui pendekatan edukatif dan deteksi dini. Metode yang digunakan meliputi edukasi interaktif (penyuluhan kesehatan) dan pemeriksaan fisik (tekanan darah, indeks massa tubuh/IMT, dan kadar hemoglobin/gula darah). Kegiatan dilaksanakan di Panti Asuhan Queen Latifa Sleman dengan melibatkan 35 peserta remaja. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) serta kesehatan reproduksi sebesar 80 %, hasil ketrampilan pemeriksaan kesehatan dan edukasi kader remaja sebanyak 90 %. sedangkan hasil skrining kesehatan remaja yang mengalami anemia 7 orang (20%), kurus 5 orang (18%) dan obesitas 2 orang (6%). Partisipasi aktif dari institusi mitra dan remaja sangat berkontribusi pada keberhasilan program ini. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan literasi kesehatan tetapi juga memberdayakan remaja untuk menjadi agen perubahan di komunitas mereka. Tindak lanjut berupa konseling kesehatan diberikan secara personal bagi remaja yang terindikasi memiliki risiko kesehatan. Kegiatan ini terbukti efektif dalam memandirikan remaja untuk mengenali potensi risiko kesehatan mereka sejak dini demi mewujudkan
Copyrights © 2026