Diabetes melitus tipe 2 merupakan gangguan metabolik kronis yang ditandai oleh hiperglikemia, resistensi insulin, dan penurunan fungsi sel β pankreas sehingga mengganggu homeostasis glukosa darah. Stevia rebaudiana Bertoni banyak dikaji sebagai pemanis alami karena mengandung steviol glikosida, terutama steviosida dan rebaudiosida A, yang berpotensi memengaruhi regulasi glukosa dan respons insulin. Artikel ini bertujuan meninjau potensi S. rebaudiana dalam mendukung pengaturan homeostasis glukosa pada penderita diabetes melitus tipe 2 melalui tinjauan pustaka deskriptif kualitatif berdasarkan data sekunder dari publikasi ilmiah dan sumber kesehatan yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa steviol glikosida berpotensi memengaruhi jalur pensinyalan insulin melalui INSR, IRS-1, PI3K, Akt, dan GLUT4 sehingga dapat mendukung pengambilan glukosa oleh jaringan. Penelitian praklinis menunjukkan penurunan glukosa darah dan perbaikan beberapa parameter metabolik, sedangkan penelitian pada manusia menunjukkan hasil yang lebih beragam, terutama terkait HbA1c, insulin, dan parameter glikemik jangka panjang. Perbedaan dosis, bentuk sediaan, lama pemberian, karakteristik subjek, dan kandungan steviol glikosida dapat memengaruhi hasil penelitian. Dengan demikian, S. rebaudiana berpotensi sebagai bahan pendukung pengelolaan homeostasis glukosa pada diabetes melitus tipe 2, tetapi belum dapat menggantikan terapi diabetes. Penelitian klinis jangka panjang dengan dosis dan kandungan senyawa aktif yang terstandar masih diperlukan
Copyrights © 2026