Penelitian ini dilatarbelakangi kurangnya antusias siswa dalam bergerak pada mata pelajaran PJOK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan Sport Education Model (SEM) terhadap keaktifan gerak siswa dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu non-equivalent control group. Subjek penelitian berjumlah 62 siswa kelas IX SMP Negeri 4 Lamongan, terdiri atas 32 siswa kelas IX A sebagai kelompok kontrol dan 30 siswa kelas IX B sebagai kelompok eksperimen. Data dikumpulkan melalui tes performa dan angket keaktifan gerak yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data meliputi statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, dan independent sample t-test. Hasil menunjukkan proporsi siswa aktif pada kelompok eksperimen meningkat dari 50% pada pretest menjadi 100% pada posttest, sedangkan kelompok kontrol tetap 56,25%. Uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi 0,012 < 0,05. Kesimpulannya, SEM berpengaruh signifikan terhadap keaktifan gerak siswa dalam pembelajaran PJOK.
Copyrights © 2026