Stunting merupakan masalah gizi kronis yang tidak hanya berkaitan dengan hambatan pertumbuhan linear, tetapi juga perlu mendapat perhatian terhadap proses perkembangan anak. Skrining perkembangan penting dilakukan untuk mengidentifikasi secara dini anak yang membutuhkan pemantauan dan stimulasi perkembangan yang sesuai. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan melakukan skrining perkembangan pada anak stunting menggunakan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP). Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Panambungan, Kecamatan Mariso, Kota Makassar, dengan melibatkan 12 anak stunting. Skrining perkembangan dilakukan menggunakan KPSP yang disesuaikan dengan usia anak, kemudian hasilnya dianalisis secara deskriptif dan dikelompokkan dalam kategori sesuai, meragukan, dan penyimpangan. Hasil skrining menunjukkan bahwa 7 anak (58,3%) berada pada kategori perkembangan sesuai, 4 anak (33,3%) kategori meragukan, dan 1 anak (8,3%) kategori penyimpangan. Secara keseluruhan, 5 dari 12 anak (41,7%) memperoleh hasil skrining yang belum berada pada kategori perkembangan sesuai. Skrining perkembangan menggunakan KPSP dapat mendukung identifikasi dini masalah perkembangan pada anak stunting serta menjadi dasar pemberian edukasi kepada orang tua, pemantauan perkembangan, dan tindak lanjut sesuai kebutuhan anak.
Copyrights © 2026