Stunting tetap menjadi masalah gizi yang membutuhkan tindakan berkelanjutan berbasis keluarga dan komunitas. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis anggota PKK di Desa Menganti, Gresik, dalam menggunakan jagung sebagai makanan lokal melalui kegiatan memasak yang menyenangkan yang berfokus pada nugget jagung. Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Desa Menganti pada tanggal 21 Agustus 2026 dan menggabungkan pendidikan gizi seimbang, pengenalan diversifikasi makanan lokal, demonstrasi memasak, praktik terbimbing, observasi, dan evaluasi pra-tes dan pasca-tes. Evaluasi mencakup gizi seimbang, keragaman makanan, makanan lokal, pemanfaatan jagung, dan pemahaman tentang stunting. Skor pengetahuan rata-rata meningkat dari 55% sebelum kegiatan menjadi 86% setelah kegiatan, peningkatan sebesar 31 poin persentase. Peningkatan terbesar terjadi pada pengetahuan tentang makanan lokal, diikuti oleh pemanfaatan jagung dan stunting. Peserta juga mampu mengikuti tahapan utama pembuatan nugget jagung selama praktik terbimbing. Temuan ini menunjukkan bahwa menggabungkan pendidikan dengan pengolahan makanan secara langsung dapat mendukung pengembangan pengetahuan dan keterampilan jangka pendek. Nugget jagung diposisikan sebagai salah satu alternatif makanan lokal dalam pola makan yang beragam, bukan sebagai intervensi tunggal untuk mencegah atau mengobati stunting.
Copyrights © 2026