Production Information System (PRODIS) merupakan aplikasi berbasis web yang menjadi tulang punggung integrasi data produksi lintas unit di PT Sinergi Gula Nusantara (SGN), namun versi terbarunya masih menghadapi kendala teknis seperti bug pada input data dan kesalahan tampilan laporan, sementara evaluasi kualitas sistem dari sudut pandang pengguna belum pernah dilakukan secara sistematis. Penelitian ini bertujuan menentukan tingkat kualitas penggunaan Aplikasi PRODIS pada lima karakteristik yang relevan bagi primary user, mengacu pada klasifikasi Souza-Pereira et al. (2021), serta menyusun rekomendasi perbaikan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif-kuantitatif dengan kuesioner skala Likert (1–5) berisi 20 butir pernyataan yang disebarkan kepada 62 pengguna aktif PRODIS di Kantor Pusat SGN, PG Bone, dan PG Camming, kemudian diuji outlier, validitas, dan reliabilitasnya sebelum ditelusuri dengan Root Cause Analysis berbentuk fishbone diagram. Satu responden teridentifikasi sebagai outlier sehingga data yang dianalisis berjumlah 61 responden, dengan seluruh butir valid dan seluruh karakteristik reliabel (Cronbach's Alpha 0,778–0,951). Evaluasi menghasilkan nilai rata-rata 83,93% (Sangat Baik), dengan Performance Efficiency tertinggi (84,59%) dan Functional Suitability terendah (83,39%). Root Cause Analysis mengidentifikasi 10 faktor penyebab pada enam kategori 6M, menjadi dasar rekomendasi seperti analisis kebutuhan fitur per unit pabrik, standardisasi format data, dan load testing akses bersamaan bagi strategi perbaikan PRODIS berkelanjutan.
Copyrights © 2026