Penelitian ini mengeksplorasi implementasi model Problem Based Learning (PBL) serta perkembangan keterampilan berpikir kritis, komunikasi, dan kolaborasi siswa kelas XII Informatika di SMAN 9 Malang. Pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis data Miles dan Huberman diterapkan dengan turut melibatkan teknik wawancara dan observasi terhadap dua guru Informatika dan empat siswa kelas XII sebagai informan penelitian serta pengambilan dokumentasi. Keabsahan data diperkuat menggunakan triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Implementasi PBL terbukti mendorong perkembangan keterampilan berpikir kritis melalui kemampuan mengidentifikasi, menganalisis, dan mengevaluasi informasi dari berbagai sumber, termasuk kecerdasan buatan (AI), serta menarik kesimpulan. Keterampilan komunikasi berkembang melalui diskusi dan presentasi, sedangkan keterampilan kolaborasi berkembang melalui pembagian tugas, kerja sama, dan pengelolaan perbedaan pendapat. Selain itu, pembelajaran berbasis masalah membuat siswa berkesempatan untuk terlibat aktif dalam pemecahan masalah yang kontekstual sehingga mendorong partisipasi, tanggung jawab, dan interaksi antarsiswa pada saat pembelajaran. Disimpulkan bahwa PBL mendukung perkembangan keterampilan berpikir kritis, komunikasi, dan kolaborasi siswa dalam pembelajaran Informatika. Hasil dan temuan ini dapat dirujuk oleh guru guna perancangan pembelajaran yang lebih kontekstual, bermakna, dan berpusat pada siswa.
Copyrights © 2026