Bass elektrik adalah instrumen musik yang diciptakan sekitar tahun 1950 sebagai alternatif dari kontrabas untuk menciptakan nuansa baru dalam dunia musik. Alat ini memberikan nuansa low end pada musik yang belum pernah terjadi sebelumnya. Layaknya gitar elektrik, suara dari bass elektrik dapat dimodifikasi dan ditingkatkan menggunakan pedal efek yang salah satunya adalah kompresor. Kompresor berfungsi untuk menguatkan sinyal yang kecil dan melemahkan sinyal yang besar secara dinamis. Tujuannya adalah untuk membentuk volume yang relatif lebih seragam, yang diatur sesuai dengan sensitivitas efek tersebut. Namun, harga kompresor bass elektrik relatif mahal untuk musisi pemula, sehingga perlu adanya alternatif, seperti memanfaatkan software efek digital yang dapat langsung dipasang pada komputer atau laptop. Penelitian ini bertujuan untuk merancang kompresor bass elektrik menggunakan JUCE Framework. Sebuah aplikasi untuk membuat plugin efek digital untuk kemudian dipasangkan pada Interface pengguna. Meski ada perbedaan signifikan antara hasil sinyal (error) setelah melalui efek kompresor digital dan nilai pengaturan sebesar: Ratio: 39,99%, Attack: 22%, dan Release: 605%. Disimpulkan bahwa penggunaan Efek kompresor digital tetap bisa memberikan hasil yang memuaskan karena sudah dapat merepresentasikan penggunaan kompresor dengan baik. Kedepannya diharapkan penelitian ini dapat dikembangkan, sehingga nilai error semakin menjadi kecil dan sinyal semakin akurat.
Copyrights © 2026