Penyalahgunaan PowerShell dalam aktivitas malware backdoor menjadi tantangan karena memanfaatkan utilitas resmi Windows yang dapat menyerupai aktivitas administratif. Penelitian ini menganalisis pola aktivitas dan respons terhadap Incident ID 1135 yang terdeteksi pada sistem Extended Detection and Response (XDR) dengan kategori Malware, tingkat keparahan High, 119 alert, dan 107 insights selama 29 Mei hingga 3 Juni 2026. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus berdasarkan data teknis XDR. Hasil analisis menunjukkan bahwa aktivitas diawali ketika Run.vbs dibaca oleh wscript.exe, dilanjutkan dengan eksekusi Windows.bat melalui cmd. exe, kemudian menjalankan powershell.exe menggunakan parameter -WindowStyle Hidden dan -File. Aktivitas tersebut terdeteksi melalui Antimalware Scan Interface dan berkaitan dengan MITRE ATT&CK T1059.005, T1059.003, dan T1059.001. XDR telah melakukan tindakan Prevented, Blocked, dan Terminate Process, tetapi kemunculan aktivitas berulang menunjukkan bahwa penghentian proses belum memastikan pemicu eksekusi telah dihilangkan. Berdasarkan NIST SP 800-61r3, fungsi Detect dan Respond telah didukung bukti teknis, sedangkan Recover masih memerlukan verifikasi endpoint. Rekomendasi mitigasi disusun menggunakan teknik MITRE D3FEND yang relevan.
Copyrights © 2026