Kegagalan perangkat keras pada base station dalam arsitektur Wireless Sensor Network (WSN) berpotensi memicu kelumpuhan sistem total akibat Single Point of Failure. Untuk memitigasi kerentanan tersebut, penelitian ini mengusulkan arsitektur failover berbasis hot redundancy menggunakan mikrokontroler ESP8266. Sistem memadukan protokol ESP-NOW untuk transmisi sensor ke base station dan MQTT untuk rute menuju dashboard. Pemantauan status (heartbeat) diimplementasikan secara out-of-band melalui koneksi kabel fisik (GPIO) antar-node untuk menghindari false-positive akibat interferensi radio. Kinerja sistem dievaluasi berdasarkan latensi downtime dan packet loss saat pemutusan daya base station primer disimulasikan. Hasil Pengujian menunjukkan transisi rute data diselesaikan dengan rata-rata downtime aktual 63,6 milidetik pada deteksi timeout 30 ms, sementara itu, integritas data berbanding lurus dengan interval transmisi. Frekuensi pengiriman data tinggi (10-50 ms) mengalami rata-rata kehilangan 0,8 hingga 2 paket, sedangkan interval di atas 100 ms konsisten mencapai 0% packet loss karena jeda waktu tersebut melampaui ambang batas latensi failover sistem. Secara kesimpulan, arsitektur ini efektif mempertahankan kontinuitas data untuk transmisi periodik di atas 100 ms, namun memerlukan mekanisme tambahan seperti buffering untuk keandalan transmisi berkecepatan tinggi
Copyrights © 2026