Pembelajaran Bahasa Jawa, terutama unggah-ungguh basa, masih menghadapi kendala seperti rendahnya minat belajar serta terbatasnya media ajar dalam rangka penyajian materi secara interaktif. Pemanfaatan teknologi AR dapat meningkatkan keterlibatan siswa melalui visualisasi objek virtual yang dipadukan dengan lingkungan nyata. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan Arsa Basa, aplikasi dengan basis Android yang digunakan untuk media ajar unggah-ungguh Bahasa Jawa yang memanfaatkan teknologi AR serta mengevaluasi hasil dari penelitian, baik dari kualitas maupun efektivitasnya. Aplikasi dikembangkan menggunakan metode MDLC yang meliputi 6 tahapan. Pengujian aplikasi dilakukan dengan beberapa jenis pengujian yang berbeda, seperti Black Box Testing digunakan untuk menguji fungsionalitas sistem, paired sample t-test untuk mengevaluasi hasil belajar apakah ada peningkatan berdasarkan skor pre-test serta post-test, dan HARUS sebagai tolak ukur tingkat usabilitas aplikasi. Hasil blackbox testing menunjukkan fungsi-fungsi dari aplikasi dapat berjalan dengan baik sesuai kebutuhan. Analisis paired sample t-test menghasilkan nilai signifikansi sebesar 0,000209, yang berarti terjadi peningkatan hasil belajar yang cukup signifikan setelah menggunakan aplikasi. Selain itu, pengujian HARUS memperoleh skor rata-rata 78,47, yang mengindikasikan tingkat usability yang baik. Hasil dari penelitian yaitu aplikasi Arsa Basa dinilai layak untuk digunakan sebagai media alternatif pembelajaran yang interaktif berbasis AR yang bisa dikatakan efektif dalam menyokong pembelajaran unggah-ungguh Bahasa Jawa.
Copyrights © 2026