Penggunaan pestisida kimia secara terus-menerus dapat memberikan dampak negatif terhadap lingkungan dan organisme non-target. Di sisi lain, daun singkong yang tersedia cukup melimpah di Dusun Rowosari, Desa Meteseh, belum dimanfaatkan secara optimal sebagai sumber daya lokal. Kondisi tersebut menjadi dasar pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu PKK dalam memanfaatkan daun singkong sebagai bahan pestisida nabati untuk mendukung pemeliharaan tanaman obat keluarga (TOGA). Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif dengan metode sosialisasi, diskusi, demonstrasi, dan praktik langsung. Evaluasi dilakukan melalui observasi keterlibatan peserta selama praktik, diskusi dan tanya jawab, serta kemampuan peserta dalam menjelaskan kembali tahapan pembuatan pestisida nabati. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta dapat mengikuti tahapan pembuatan pestisida nabati secara langsung dan mampu menjelaskan kembali materi yang telah diberikan. Peserta juga menunjukkan antusiasme melalui pertanyaan mengenai mekanisme kerja, penggunaan, dan dampak pestisida nabati serta ketertarikan untuk mencoba penerapannya pada tanaman di lingkungan rumah. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan sumber daya lokal melalui pembelajaran berbasis praktik dapat menjadi pendekatan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mendukung pemeliharaan TOGA yang lebih ramah lingkungan.
Copyrights © 2026