Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh modal sendiri dan pendapatan usaha terhadap Sisa Hasil Usaha (SHU) pada Koperasi Bintang Harapan di Kampung Tasuk, Kabupaten Berau. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan koperasi selama periode 2017–2025, sehingga terdapat sembilan observasi tahunan. Analisis dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS versi 25.0. Hasil estimasi menunjukkan bahwa modal sendiri berpengaruh positif dan signifikan terhadap SHU (B = 0,494; t = 2,183; p = 0,042), sedangkan pendapatan usaha juga berpengaruh positif dan signifikan (B = 0,559; t = 5,003; p = 0,002). Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap SHU (F = 12,778; p = 0,004). Model menghasilkan R² sebesar 0,810 dan adjusted R² sebesar 0,746, yang menunjukkan bahwa 81,0% variasi SHU dalam data penelitian dapat dijelaskan oleh modal sendiri dan pendapatan usaha. Berdasarkan nilai absolut statistik t, pendapatan usaha menunjukkan hubungan statistik yang lebih kuat dengan SHU dibandingkan modal sendiri. Namun, interpretasi dominansi perlu dilakukan secara hati-hati karena ukuran sampel hanya sembilan observasi dan nilai standardized beta pada output SPSS berada di atas satu, sehingga tidak digunakan sebagai dasar utama penentuan variabel dominan. Temuan ini menunjukkan pentingnya penguatan permodalan dan peningkatan pendapatan usaha yang disertai pengendalian biaya serta efisiensi kegiatan koperasi dalam meningkatkan SHU.
Copyrights © 2026