Manajemen pendidikan dalam kearifan lokal kayuh baimbai adalah penerapan nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong dalam proses manajemen pendidikan. Konsep ini mengutamakan kolaborasi, kerja sama, dan rasa saling menghormati antar komponen pendidikan untuk mencapai tujuan bersama, seperti yang terwujud dalam sistem pendidikan yang berbasis budaya lokal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk memahami fenomena sosial berdasarkan kondisi objek yang alamiah dan utuh (holistic). Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran pelaksanaan fungsi manajemen pendidikan di SD Negeri Balimau dan SD Negeri Pamujaan, pelaksanaan kolaborasi kearifan lokal kayuh baimbai dalam peningkatan prestasi, serta faktor pendukung dan penghambatnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi fungsi perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan pengawasan terintegrasi kuat dengan nilai gotong royong Banjar. Kolaborasi terwujud dalam sinergi sekolah, orang tua, dan masyarakat, yang berdampak nyata terhadap peningkatan prestasi akademik dan non-akademik siswa. Faktor pendukung utama adalah komitmen komunitas sekolah, sedangkan faktor penghambat berupa variasi latar belakang ekonomi keluarga dan pemahaman budaya administratif modern.
Copyrights © 2026