Tujuan penelitian ini untuk menumbuhkan semangat belajar dan literasi, memberikan edukasi mengenai bahaya bullying, menanamkan nilai budaya saling menghargai dan mengembangkan keberanian anak untuk menolak tindakan bullying. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskripsi. Pelaksanaan edukasi partisipatif dalam penelitian ini berupa story telling pada Pojok Literasi Perlindungan Anak yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa Program Studi Pastoral Konseling IAKN Manado, bersama dengan Pusat Studi Gender dan Anak, Unit Kegiatan Mahasiswa Literasi dan Gereja Oikumene Kawanua Nederland dengan sasaran sekitar 30 anak di TPA Sumompo Manado. Hasil kegiatan ini menunjukkan anak-anak dapat memperoleh pemahaman mengenai literasi perlindungan diri dan dampak bullying. Kegiatan ini efektif menumbuhkan kesadaran anak akan pentingnya lingkungan belajar yang aman, bebas dari bullying dan budaya toleransi saling mengasihi.
Copyrights © 2026