Kemampuan membaca Al-Qur'an sesuai kaidah tajwid merupakan kompetensi dasar yang perlu ditanamkan sejak usia dini. Hasil observasi selama pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Ginduang Batu, Kecamatan Barumun Tengah menunjukkan bahwa sebagian anak-anak masih mengalami kesulitan dalam mengucapkan makharijul huruf, menerapkan hukum-hukum tajwid, dan membaca Al-Qur'an dengan lancar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an berbasis tajwid melalui Program Magrib Mengaji. Metode pelaksanaan meliputi observasi kebutuhan, perencanaan, pelaksanaan pendampingan, dan evaluasi. Pendampingan dilakukan melalui penyampaian materi tajwid, praktik membaca Al-Qur'an secara bergiliran, bimbingan individual, koreksi bacaan, serta pembiasaan membaca Al-Qur'an secara rutin. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta dalam pengucapan makharijul huruf, pemahaman hukum tajwid, kelancaran membaca, serta kepercayaan diri dalam membaca Al-Qur'an. Keberhasilan program didukung oleh kolaborasi mahasiswa KKN, guru mengaji, orang tua, dan masyarakat. Dengan demikian, Program Magrib Mengaji menjadi salah satu bentuk pengabdian masyarakat yang efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an berbasis tajwid pada anak-anak di Desa Ginduang Batu.
Copyrights © 2026