JCDD
Vol. 6 No. 1 (2026): Januari-Juni 2026

PELESTARIAN BUDAYA LOKAL MELALUI TRADISI MEBAT, MENGAYUN DAN MANGALAP BORU DI DESA PARANNAPA JAE, KECAMATAN BARUMUN BARAT, KABUPATEN PADANG LAWAS

Reski Nabila Batubara (Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal)
Adelia Amanda (Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal)
Irhamni Ulfa (Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal)
Riska Amelia (Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal)
Rina Angriani Lubis (Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal)
Riski Ramadani (Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal)
Ani Rukmana (Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal)
Aswandi Nasution (Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal)
Tiara Fitri Damayanti (Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal)
Nasrul Jalil (Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal)
Vito Dasrianto (Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2026

Abstract

Pelestarian budaya lokal merupakan salah satu upaya penting untuk menjaga keberadaan tradisi yang diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya lokal tidak hanya menjadi identitas suatu masyarakat, tetapi juga mengandung nilai sosial, kekeluargaan, kebersamaan, dan penghormatan terhadap adat yang telah berkembang dalam kehidupan masyarakat. Desa Parannapa Jae, Kecamatan Barumun Barat, Kabupaten Padang Lawas merupakan salah satu wilayah yang masih mengenal dan melaksanakan berbagai tradisi masyarakat Mandailing. Dalam kegiatan KKN, mahasiswa turut mengamati dan terlibat dalam kegiatan budaya berupa mangayun yang dilaksanakan pada 4 Juli 2026, mangalap boru pada 14 Juli 2026, dan mebat pada 15 Juli 2026. Artikel ini bertujuan untuk menggambarkan pelaksanaan kegiatan budaya tersebut serta melihat nilai pelestarian budaya yang terdapat di dalamnya melalui keterlibatan masyarakat dan mahasiswa KKN. Penulisan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan keterlibatan langsung dalam kegiatan masyarakat.

Copyrights © 2026