Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Implementation of Sharia Contracts in Islamic Banking Operations: A Fiqh al-Muamalah Perspective Rini Wahyuni Batubara; Jureid; Mhd Rezki Fadly Lubis; Warda Afriani; Riska Amelia
Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol 11 No 3 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jms.v11i4.31788

Abstract

Penelitian ini membahas implementasi akad-akad dalam operasional bank syariah berdasarkan perspektif fiqih muamalah. Penelitian bertujuan untuk mengetahui penerapan akad penghimpunan dana, pembiayaan jual beli, pembiayaan bagi hasil, akad sewa, serta prinsip kehati-hatian dalam operasional bank syariah. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan melalui berbagai jurnal dan buku terkait ekonomi Islam dan fiqih muamalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi akad pada bank syariah telah menggunakan akad yang sesuai dengan prinsip syariah, seperti wadi’ah, mudharabah, murabahah, salam, istishna’, musyarakah, ijarah, dan ijarah muntahiya bit tamlik. Penerapan akad tersebut dilakukan berdasarkan prinsip keadilan, transparansi, kerelaan, dan penghindaran unsur riba, gharar, serta maisir. Selain itu, penerapan prinsip kehati-hatian dan pengawasan Dewan Pengawas Syariah berperan penting dalam menjaga kepatuhan syariah pada operasional bank syariah. Meskipun demikian, masih terdapat tantangan berupa rendahnya literasi masyarakat dan potensi penyimpangan akad sehingga diperlukan penguatan edukasi dan pengawasan syariah agar implementasi akad berjalan sesuai dengan prinsip fiqih muamalah.
PELESTARIAN BUDAYA LOKAL MELALUI TRADISI MEBAT, MENGAYUN DAN MANGALAP BORU DI DESA PARANNAPA JAE, KECAMATAN BARUMUN BARAT, KABUPATEN PADANG LAWAS Reski Nabila Batubara; Adelia Amanda; Irhamni Ulfa; Riska Amelia; Rina Angriani Lubis; Riski Ramadani; Ani Rukmana; Aswandi Nasution; Tiara Fitri Damayanti; Nasrul Jalil; Vito Dasrianto
Journal of Community Dedication and Development Vol. 6 No. 1 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelestarian budaya lokal merupakan salah satu upaya penting untuk menjaga keberadaan tradisi yang diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya lokal tidak hanya menjadi identitas suatu masyarakat, tetapi juga mengandung nilai sosial, kekeluargaan, kebersamaan, dan penghormatan terhadap adat yang telah berkembang dalam kehidupan masyarakat. Desa Parannapa Jae, Kecamatan Barumun Barat, Kabupaten Padang Lawas merupakan salah satu wilayah yang masih mengenal dan melaksanakan berbagai tradisi masyarakat Mandailing. Dalam kegiatan KKN, mahasiswa turut mengamati dan terlibat dalam kegiatan budaya berupa mangayun yang dilaksanakan pada 4 Juli 2026, mangalap boru pada 14 Juli 2026, dan mebat pada 15 Juli 2026. Artikel ini bertujuan untuk menggambarkan pelaksanaan kegiatan budaya tersebut serta melihat nilai pelestarian budaya yang terdapat di dalamnya melalui keterlibatan masyarakat dan mahasiswa KKN. Penulisan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan keterlibatan langsung dalam kegiatan masyarakat.