Kinerja kelembagaan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) yang berfluktuasi dalam beberapa tahun terakhir, meskipun penilaian kinerja individual tenaga kependidikan konsisten baik, menyiratkan adanya perilaku kerja yang belum optimal pada level organisasi. Penelitian ini menguji peran mediasi perilaku kewarganegaraan organisasi (OCB) pada pengaruh kepuasan kerja dan komitmen organisasi terhadap kinerja pegawai, menggunakan desain survei pada 310 tenaga kependidikan UPI yang ditentukan melalui rumus Slovin dari populasi 1.279 orang. Data dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) berbantuan SmartPLS 4 dengan bootstrapping 5.000 subsampel dan PLSpredict. Hasil menunjukkan seluruh konstruk memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas. Kepuasan kerja dan komitmen organisasi masing-masing berpengaruh positif signifikan terhadap OCB dan kinerja pegawai, dan OCB berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja pegawai. OCB memediasi secara parsial pengaruh kepuasan kerja (VAF = 50,3%) dan komitmen organisasi (VAF = 77,7%) terhadap kinerja pegawai, dengan peran mediasi yang jauh lebih dominan pada jalur komitmen organisasi. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan kepuasan kerja dan komitmen organisasi perlu diiringi penumbuhan OCB agar berdampak optimal terhadap kinerja pegawai di perguruan tinggi.
Copyrights © 2026