Penelitian ini bertujuan untuk melihat adaptasi awal padi Inpara 8 pasca pindah tanam pada lahan sulfat masam (pH 4,8 dan Fe terlarut 1,014 ppm) dengan menggunakan kamera digital. Fenotiping citra digital, sebagai penerapan bioteknologi tanaman, digunakan untuk mengukur 12 parameter fenotipe serta persentase kelangsungan hidup pada 1, 2, dan 3 minggu setelah tanam (MST). Persentase kelangsungan hidup dan fenotipe menggunakan uji analisis BNT pada taraf 5%. Waktu pengamatan berpengaruh nyata terhadap tutupan vegetasi, Mean R, VARI, dan NGRDI. Tutupan vegetasi dan indeks kehijauan tertinggi pada 1 MST lalu menurun hingga 3 MST. Survival rate juga menurun secara nyata (99,76% menjadi 98,54%), namun jauh lebih kecil, dan hasil ini menunjukkan bahwa cekaman lebih menekan vigor kanopi daripada mematikan tanaman, sehingga efektivitas fenotiping citra digital dapat digunakan untuk memantau adaptasi padi secara objektif dan non-destruktif.
Copyrights © 2026