OSN Matematika menuntut kemampuan pemecahan masalah, penalaran, dan berpikir tingkat tinggi, sementara banyak siswa SMP memiliki keterbatasan pengalaman dan pembinaan terstruktur. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk pendampingan berbasis Theory of Didactic Situations (TDS) selama 12 pertemuan (masing-masing pertemuan 2 JP) untuk siswa SMP di Kota Salatiga (27 siswa) bertujuan meningkatkan kesiapan siswa SMP dalam menghadapi OSN Matematika Tahun 2026. Metode yang digunakan meliputi pemberian materi, penggunaan lembar kerja siswa berbasis TDS, diskusi kelompok, latihan soal olimpiade, serta evaluasi melalui pretest dan posttest. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa rata-rata skor peserta meningkat dari 20,83 menjadi 26,76 atau mengalami peningkatan sebesar 28,47%. Hasil uji Wilcoxon Signed-Rank Test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,013 (< 0,05), yang mengindikasikan adanya perbedaan yang signifikan antara kemampuan peserta sebelum dan sesudah pendampingan. Hal ini menunjukkan bahwa pendampingan berbasis TDS efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika dan kesiapan siswa menghadapi OSN serta berpotensi untuk dikembangkan sebagai model pembinaan berkelanjutan.
Copyrights © 2026