Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kepercayaan diri dalam mendukung kemampuan komunikasi interpersonal siswa di lingkungan sekolah. Penelitian bertujuan untuk mengetahui tingkat kepercayaan diri, tingkat kemampuan komunikasi interpersonal, dan hubungan antara kedua variabel pada siswa kelas IX SMP Negeri 19 Bogor. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Sampel penelitian berjumlah 181 siswa yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner kepercayaan diri dan komunikasi interpersonal yang telah melalui uji keterbacaan, validitas, dan reliabilitas. Analisis dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji linearitas, dan korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan SPSS versi 26.0. Hasil menunjukkan bahwa kepercayaan diri berada pada kategori tinggi pada 154 siswa (85,1%), kategori sedang pada 26 siswa (14,4%), dan kategori rendah pada 1 siswa (0,6%). Komunikasi interpersonal berada pada kategori tinggi pada 153 siswa (84,5%), kategori sedang pada 28 siswa (15,5%), dan tidak terdapat siswa pada kategori rendah. Uji korelasi menunjukkan koefisien Pearson sebesar 0,773 dengan signifikansi p < 0,001, sehingga terdapat hubungan positif dan signifikan antara kepercayaan diri dan kemampuan komunikasi interpersonal. Koefisien tersebut berada pada kategori kuat. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kepercayaan diri perlu menjadi salah satu perhatian dalam pengembangan layanan bimbingan dan konseling untuk mendukung kemampuan komunikasi interpersonal siswa.
Copyrights © 2026