Kegiatan pengabdian ini bertujuan menganalisis penerimaan guru sekolah dasar terhadap pelatihan Artificial Intelligence (AI) dalam mendukung proses pembelajaran menggunakan kerangka Technology Acceptance Model (TAM). Kegiatan dilaksanakan di SDN 225 Mekargalih, Kota Bandung, melalui metode ceramah, demonstrasi, dan praktik langsung yang melibatkan guru sebagai peserta. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner skala Likert yang mencakup sembilan indikator, yaitu usefulness, clarity, relevance, understanding, applicability, resources, time, motivation, dan innovation. Hasil analisis menunjukkan bahwa seluruh indikator memperoleh nilai rata-rata tinggi pada rentang 4,52–4,78 dari skala maksimum 5. Nilai tertinggi terdapat pada indikator applicability (4,78) dan resources (4,77), yang menunjukkan bahwa materi pelatihan dinilai praktis serta didukung oleh fasilitas yang memadai. Indikator clarity dan innovation masing-masing memperoleh skor 4,70, sementara understanding mencapai 4,65 yang menunjukkan peningkatan pemahaman guru terhadap konsep dan penerapan AI dalam pembelajaran. Selain itu, motivation memperoleh skor 4,61 yang mengindikasikan meningkatnya minat guru untuk memanfaatkan teknologi AI dalam kegiatan mengajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan AI diterima dengan baik oleh guru dan berpotensi meningkatkan inovasi pembelajaran berbasis teknologi di sekolah dasar.
Copyrights © 2026