Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dirancang sebagai ruang partisipasi warga dalam perencanaan pembangunan, tetapi dalam praktiknya sering berhenti pada kehadiran formal dan didominasi segelintir orang. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh faktor internal dan faktor eksternal, secara parsial maupun simultan, terhadap partisipasi masyarakat dalam Musrenbang di Kecamatan Bandar Khalipah, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei eksplanatori. Sampel dipilih sebanyak 50 orang dari 100 peserta Musrenbang kecamatan menggunakan teknik accidental sampling; data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert dan dianalisis dengan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal (β = 0,202; p = 0,003) dan faktor eksternal (β = 0,800; p < 0,001) berpengaruh positif dan signifikan terhadap partisipasi masyarakat, baik secara parsial maupun simultan (F = 149,984; p < 0,001), dengan koefisien determinasi 0,865. Faktor eksternal, yaitu kepemimpinan dan komunikasi, memiliki pengaruh sekitar empat kali lebih besar daripada faktor internal. Temuan ini mengindikasikan bahwa partisipasi dalam Musrenbang lebih ditentukan oleh kualitas ruang yang disediakan pemimpin dan pemerintah daripada oleh karakteristik individu warga semata. Sosialisasi langsung yang berkesinambungan dan komunikasi dua arah perlu diprioritaskan, terutama di desa dengan partisipasi rendah
Copyrights © 2024