Abstract Low psychological well-being among junior high school adolescents with emotional problems is a significant issue because it can impact academic performance, social relationships, and mental health. This study aims to examine the effectiveness of art therapy based on Islamic religious values in improving psychological well-being among junior high school adolescents in a pesantren setting. The study employed a quantitative approach using a quasi-experimental pretest-posttest control group design. The study sample consisted of 40 students aged 12–15 years who exhibited tendencies toward emotional problems and were divided into an experimental group (n = 20) and a control group (n = 20). The experimental group received an intervention consisting of six sessions that integrated visual art activities with Islamic spiritual values, while the control group received no special treatment. Measurements were taken using the Psychological well-being Scale based on Ryff’s theory. Results from an independent samples t-test analysis indicated a significant difference between the experimental and control groups in posttest scores (p = 0.000), with a mean difference of 5.300. Analysis of score improvements also revealed a significant difference (p = 0.000), with a mean difference of 6.650. These findings indicate that Art Therapy based on Islamic religious values is effective in improving the psychological well-being of junior high school adolescents with emotional problems. This intervention has the potential to serve as a contextual and preventive alternative to guidance and counseling services in pesantren-based school environments. Keywords: Art Therapy, Psychological well-being, Emotional Problems, Islamic Religiosity, Junior High School Adolescents. Abstrak Rendahnya psychological well-being pada remaja SMP dengan kecenderungan problem emosi menjadi isu penting karena dapat berdampak pada fungsi akademik, hubungan sosial, dan kesehatan mental. Penelitian ini bertujuan menguji efektivitas Art Therapy berbasis nilai-nilai religiusitas Islam dalam meningkatkan psychological well-being pada remaja SMP di lingkungan pesantren. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experimental pretest-posttest control group design. Subjek penelitian berjumlah 40 siswa berusia 12–15 tahun yang memiliki kecenderungan problem emosi dan dibagi ke dalam kelompok eksperimen (n=20) dan kelompok kontrol (n=20). Kelompok eksperimen memperoleh intervensi selama enam sesi yang mengintegrasikan aktivitas seni visual dengan nilai-nilai spiritual Islam, sedangkan kelompok kontrol tidak memperoleh perlakuan khusus. Pengukuran dilakukan menggunakan Skala Psychological well-being berdasarkan teori Ryff. Hasil analisis independent sample t-test menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol pada skor posttest (p = 0,000) dengan mean difference sebesar 5,300. Analisis peningkatan skor juga menunjukkan perbedaan yang signifikan (p = 0,000) dengan mean difference sebesar 6,650. Temuan ini menunjukkan bahwa Art Therapy berbasis nilai-nilai religiusitas Islam efektif dalam meningkatkan psychological well-being remaja SMP dengan kecenderungan problem emosi. Intervensi ini berpotensi menjadi alternatif layanan bimbingan dan konseling yang kontekstual dan preventif di lingkungan sekolah berbasis pesantren. Kata Kunci: Art Therapy, Psychological well-being, Problem Emosi, Religiusitas Islam, Remaja SMP.
Copyrights © 2026