Gangguan muskuloskeletal pada usia sekolah dapat dipengaruhi oleh kebiasaan duduk dalam waktu lama, postur tubuh yang kurang ergonomis, serta penggunaan tas sekolah dengan beban dan cara pemakaian yang tidak tepat. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya edukasi kesehatan preventif yang dapat dipahami dan diterapkan siswa dalam aktivitas sehari-hari. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa dalam menerapkan postur tubuh ergonomis serta melakukan latihan fungsional sederhana untuk menjaga kesehatan sistem muskuloskeletal. Kegiatan dilaksanakan di UPT SMPN 5 Pinrang dengan sasaran siswa kelas VII, VIII, dan IX. Metode kegiatan dikemas dalam bentuk edukasi interaktif, demonstrasi, diskusi, observasi postur, dan praktik latihan fungsional. Evaluasi dilakukan menggunakan pretest dan posttest. Berdasarkan hasil rata-rata nilai pengetahuan siswa meningkat dari 60,5 pada pretest menjadi 97 pada posttest, dengan peningkatan sebesar 60,33%. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa edukasi postur berbasis konsep fisika dan biologi yang dikombinasikan dengan praktik langsung dapat menjadi pendekatan yang aplikatif dalam meningkatkan literasi kesehatan muskuloskeletal siswa.
Copyrights © 2026