Perkembangan teknologi informasi, khususnya platform media sosial seperti TikTok, telah mengubah cara merek berinteraksi dengan konsumen, termasuk dalam industri kecantikan. Studi ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh paparan konten ulasan kontroversial tentang produk Brush Aeris x Bubah Alvian 2.0 di TikTok (X1) dan promosi penjualan (X2) terhadap kepercayaan merek terhadap Aeris Beaute (Y). Aeris Beaute memanfaatkan TikTok untuk mempromosikan produknya, namun mengalami fenomena viral yang melibatkan konten ulasan negatif mengenai kualitas produk selama periode diskon, yang memicu reaksi beragam di kalangan konsumen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan analisis regresi linier berganda pada 100 responden yang merupakan pengguna TikTok aktif dan telah terpapar konten yang dimaksud. Keandalan instrumen penelitian diuji menggunakan Alpha Cronbach dan validitasnya menggunakan korelasi Pearson, sedangkan uji asumsi klasik normalitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas dilakukan menggunakan SPSS 24. Hasil regresi menunjukkan bahwa, baik secara parsial maupun simultan, paparan konten ulasan kontroversial dan promosi penjualan tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kepercayaan merek, dengan koefisien determinasi (R²) hanya 2,8%. Temuan ini menunjukkan bahwa kepercayaan merek adalah konstruksi kompleks yang lebih kuat dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar paparan konten dan promosi penjualan, seperti pengalaman konsumen dan kualitas produk. Studi ini menawarkan wawasan tentang dinamika komunikasi pemasaran digital dan pentingnya strategi merek yang berlandaskan pengalaman konsumen yang autentik.
Copyrights © 2026