Tujuan penelitian ini adalah untuk. (1). Mengetahui bentuk saluran pemasaran, (2) Mengetahui besar margin pemasaran, (3) Mengetahiu harga yang diterima oleh produsen pada masing-masing saluran pemasaran, (4). Mengetahui efisiensi pada masing-masing saluran pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada dua saluran pemasaran Kopi Torayaku pada Industri Raja Bawang yaitu (1) Produsen → Pedagang Pengecer → Konsumen (2) Produsen → Konsumen. Margin saluran sebesar Rp. 5.000 untuk kemasan 100 gr. Sedangkan pada saluran dua tidak ditemukan margin pemasaranya karena tidak adanya lembaga pemasaran yang terlibat dalam proses pemasaran. Bagian harga yang diterima oleh produsen sebesar 81,8% untuk kemasan 100 gr untuk saluran kedua bagian harga yang diterima oleh produsen Kopi Torayaku mempunyai nilai 100%, efisiensi pemasaran pada saluran pertama sebesar 1,21% dan pada saluran pemasaran kedua sebesar 0.8%. Saluran pemasaran yang paling efisiensi adalah saluran kedua di mana nilai efisiensinya lebih kecil daripada saluran pemasaran pertama
Copyrights © 2026