Artikel ini menggarisbawahi urgensi keadilan sosial dan prinsip etika dalam kehidupan bermasyarakat, dengan merujuk pada Keluaran 22:21–27. Ayat-ayat tersebut memuat perintah Tuhan untuk tidak menindas kelompok rentan seperti orang asing, janda, yatim piatu, dan kaum miskin—kelompok yang kerap menjadi korban ketidakadilan. Penelitian ini memakai metode kualitatif dengan pendekatan kritik teks dan analisis sosiologis, serta membandingkan beberapa versi Alkitab ,guna memperkaya pemahaman terhadap isi teks. Temuan menunjukkan bahwa Allah tidak hanya peduli terhadap penderitaan kaum tertindas, tetapi juga menunjukkan amarah-Nya kepada para penindas. Penekanan pada tanggung jawab etis dan kesadaran sosial menjadi ajakan bagi gereja dan orang percaya untuk turut serta memperjuangkan keadilan dan melindungi hak-hak mereka yang dilemahkan. Artikel ini menegaskan bahwa perintah Tuhan bersifat absolut dan menuntut umat-Nya untuk mewujudkan keadilan sosial sebagai bentuk nyata dari iman Kristen.
Copyrights © 2026