Kegiatan pengabdian ini berangkat dari belum meratanya kecakapan warga dalam mengolah sampah rumah tangga, khususnya sampah organik seperti sisa sayuran dan daun serta sampah anorganik berupa botol dan kemasan plastik, menggunakan peralatan pengolahan sampah. Kondisi tersebut dapat membatasi pemanfaatan teknologi dan kesinambungan program. Tujuannya ialah membekali Ibu Cerdas PKK Kampung 7 Asrikaton agar mampu menjalankan pencacah plastik, pencacah organik, dan komposter dengan tepat serta aman. Tujuannya ialah membekali Ibu Cerdas PKK Kampung 7 Asrikaton agar mampu menjalankan pencacah plastik, pencacah organik, dan komposter dengan tepat serta aman. Program disusun secara partisipatif melalui edukasi, peragaan alat, latihan operasional, penggunaan standar operasional prosedur (SOP), penilaian, dan pendampingan. Kinerja dua peserta diamati menggunakan 12 indikator. Sebanyak 22 dari 24 butir berhasil dipenuhi atau setara dengan penguasaan 91,67%. Sepuluh indikator dapat dilaksanakan oleh seluruh peserta, sedangkan kedisiplinan menjaga tangan dari hopper serta pengaturan komposisi dan kadar air bahan kompos masih perlu diperkuat. Dua SOP juga dihasilkan sebagai acuan penggunaan peralatan. Temuan kegiatan menunjukkan bahwa latihan operasional yang dipandu SOP mampu membangun kecakapan dasar sekaligus mendukung pemanfaatan teknologi pengolahan sampah secara aman dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026