Keripik pisang merupakan produk olahan pangan lokal yang memiliki potensi untuk dikembangkan. Namun, Kelompok Usaha El-Shafa Desa Sempariuk A masih menghadapi kendala dalam penerapan keamanan pangan, higiene sanitasi, serta pengemasan produk. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan nilai tambah produk keripik pisang melalui edukasi keamanan pangan dan inovasi desain kemasan. Metode pelaksanaan dilakukan melalui identifikasi masalah, sosialisasi, pelatihan interaktif, praktik penerapan Good Manufacturing Practices (GMP), penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), serta pendampingan pembuatan desain kemasan. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test terhadap 15 peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan, ditandai dengan peningkatan kategori pengetahuan tinggi dari 0% menjadi 80% serta peningkatan nilai rata-rata sebesar 30,67 poin (61,34%). Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi dan pendampingan mampu meningkatkan pemahaman serta kesiapan mitra dalam menghasilkan produk yang lebih aman, higienis, dan memiliki daya saing.
Copyrights © 2026