Penggunaan ganja pada remaja merupakan persoalan kesehatan masyarakat yang membutuhkan pendekatan pencegahan tidak hanya melalui peningkatan pengetahuan, tetapi juga penguatan kemampuan menghadapi tekanan teman sebaya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan refusal skills siswa dalam mencegah penggunaan ganja di SMA Negeri 6 Skouw Jayapura. Kegiatan dilaksanakan pada 17 Juli 2026 dengan melibatkan 50 siswa melalui edukasi interaktif, diskusi, simulasi role-play, dan latihan strategi penolakan terhadap ajakan menggunakan ganja. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test serta observasi keterampilan selama simulasi. Secara deskriptif, rerata skor pengetahuan siswa berubah dari 68,4% sebelum edukasi menjadi 85,2% setelah kegiatan, sedangkan hasil observasi menunjukkan 78% peserta berada pada kategori keterampilan penolakan baik. Hasil tersebut menunjukkan capaian positif kegiatan dalam mendukung pemahaman siswa mengenai risiko penggunaan ganja dan keterampilan menghadapi tekanan teman sebaya.
Copyrights © 2026