Kerupuk merupakan produk pangan berbasis pati yang karakteristik kimianya dapat dipengaruhi oleh bahan tambahan, termasuk jenis telur. Perbedaan komposisi dan sifat fungsional telur ayam dan telur bebek berpotensi menghasilkan karakteristik kimia kerupuk yang berbeda. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penggunaan telur ayam (Gallus gallus domesticus) dan telur bebek (Anas platyrhynchos domesticus) terhadap kadar air, nilai pH, dan gula reduksi kerupuk berbasis tapioka. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan satu faktor perlakuan berupa jenis telur, yaitu telur ayam dan telur bebek, dengan masing-masing perlakuan terdiri atas 10 ulangan. Kadar air dianalisis secara gravimetri, nilai pH menggunakan pH meter, dan gula reduksi menggunakan metode Nelson–Somogyi. Data dianalisis menggunakan Independent Samples t-test dan uji Mann–Whitney sesuai hasil uji prasyarat. Hasil penelitian menunjukkan kadar air kerupuk telur ayam sebesar 4,13 ± 0,26% dan telur bebek sebesar 3,65 ± 0,34% (p = 0,002). Nilai pH telur ayam sebesar 7,30 ± 0,02 dan telur bebek sebesar 7,04 ± 0,01 (p < 0,001). Gula reduksi telur ayam sebesar 0,53 ± 0,03 dan telur bebek sebesar 0,44 ± 0,03 (p < 0,001). Penggunaan jenis telur berpengaruh nyata terhadap seluruh parameter karakteristik kimia kerupuk berbasis tapioka. Kata kunci: Telur Ayam, Telur Bebek, Kerupuk Tapioka, Kadar Air, Ph, Gula Reduksi
Copyrights © 2026