Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Psychological Capital, Perceived Organizational Support (POS), dan Work Stress terhadap fenomena Job Hopping pada karyawan Gen Z yang berkarier di Kota Surakarta. Tingginya mobilitas kerja generasi ini menjadi persoalan strategis dalam pengelolaan sumber daya manusia, khususnya dalam upaya mempertahankan talenta di tengah iklim ekonomi yang terus berubah. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner berbasis daring yang disebarkan kepada 96 responden yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Seluruh data dianalisis menggunakan teknik regresi berganda melalui bantuan perangkat SPSS. Temuan studi mengungkapkan bahwa Psychological Capital terbukti menekan kecenderungan Job Hopping secara negatif dan signifikan. Hal serupa berlaku pada perceived organizational support, yang juga berkorelasi negatif dan bermakna terhadap perilaku tersebut. Sebaliknya, Work Stress berkontribusi positif terhadap intensi berpindah kerja pada karyawan Gen Z di wilayah Surakarta. Penelitian ini memperluas kajian sebelumnya dengan menguji ketiga variabel tersebut secara simultan pada konteks Kota Surakarta yang masih relatif terbatas diteliti.
Copyrights © 2026