Wilayah Indonesia, khususnya sepanjang pantai selatan Pulau Jawa, memiliki tingkat kerawanan gempa dan tsunami karena berada pada zona patahan dan memiliki sejarah kejadian tsunami. Potensi berulangnya bencana dalam kurun waktu tertentu memerlukan perhatian melalui identifikasi risiko dan langkah mitigasi yang tepat. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan mengklasifikasikan wilayah berisiko tinggi terhadap gempa dan tsunami dengan memanfaatkan citra satelit dan analisis spasial. Data citra satelit diolah untuk memperoleh Spectral Vegetation Indices (SVI) serta sejumlah indeks berbasis lahan terbangun dan karakteristik permukaan menggunakan komputer 3Drecons. Indeks yang digunakan meliputi Index-based Built-up Index (IBI), Urban Index (UI), Normalized Difference Bareness Index (NDBaI), Normalized Difference Built-up Index (NDBI), Normalized Built-up Area Index (NBAI), dan New Built-up Index (NBI). Selanjutnya, data dianalisis menggunakan pendekatan klasterisasi dan klasifikasi spasial untuk mengidentifikasi pola dan tingkat risiko pada setiap wilayah studi. Hasil analisis menghasilkan pengelompokan wilayah berdasarkan karakteristik spasial yang dapat digunakan untuk menggambarkan status risiko gempa dan tsunami. Pendekatan ini dapat mendukung identifikasi wilayah prioritas serta penyusunan strategi mitigasi bencana berbasis data spasial.
Copyrights © 2026