Diabetes Mellitus (DM) adalah penyakit kronis yang dapat menimbulkan komplikasi yang mengancam jiwa dan membutuhkan keterlibatan pasien serta keluarga dalam perawatan sehari-hari. Oleh karena itu, upaya untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat mengenai pengelolaan diabetes sangatlah penting guna mencegah komplikasi dan meningkatkan kualitas hidup. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran di kalangan penderita penyakit kronis, terutama pasien diabetes mellitus tipe 2, melalui pendidikan perawatan farmasi mengenai penggunaan Obat Antidiabetes oral (OAD) golongan sulfonilurea di masyarakat Desa Terung Kulon, Krian. Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk pendidikan mengenai OAD golongan sulfonilurea dan melibatkan 50 peserta yang terdiri dari pasien Diabetes Mellitus tipe 2 dan orang-orang dengan penyakit kronis lainnya. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test untuk mengukur pengetahuan peserta sebelum dan sesudah intervensi pendidikan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk, dan karena data tidak berdistribusi normal (p < 0,05), analisis dilanjutkan menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank. Hasil menunjukkan peningkatan skor pengetahuan rata-rata dari 5,26 ± 1,16 pada pre-test menjadi 5,60 ± 1,07 pada post-test, dengan nilai p sebesar 0,002 (p < 0,05). Temuan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta yang signifikan secara statistik setelah menerima edukasi mengenai penggunaan Obat Antidiabetes oral golongan sulfonilurea. Kesimpulannya, kegiatan perawatan farmasi berupa edukasi mengenai penggunaan Obat Antidiabetes oral golongan sulfonilurea terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat di Desa Terung Kulon, Krian, Sidoarjo secara signifikan.
Copyrights © 2026