Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi politik BPJS Kesehatan dalam meningkatkan pelayanan publik di Kecamatan Kandis, Kabupaten Ogan Ilir. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Analisis penelitian menggunakan teori strategi politik Peter Schroder yang membagi strategi menjadi strategi ofensif dan strategi defensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi ofensif BPJS Kesehatan dilakukan melalui sosialisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), layanan BPJS Keliling, pemanfaatan aplikasi Mobile JKN, serta layanan PANDAWA untuk memperluas akses pelayanan dan meningkatkan partisipasi masyarakat. Sementara itu, strategi defensif dilakukan melalui peningkatan kualitas pelayanan, penanganan pengaduan masyarakat, penguatan koordinasi dengan pemerintah daerah dan fasilitas kesehatan, serta pelaksanaan Program REHAB bagi peserta yang memiliki tunggakan iuran. Penelitian juga menemukan beberapa tantangan dalam implementasi pelayanan BPJS Kesehatan, yaitu rendahnya pemahaman masyarakat mengenai prosedur BPJS, rendahnya kesadaran membayar iuran, keterbatasan akses pelayanan kesehatan, serta persepsi negatif masyarakat terhadap kualitas pelayanan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan koordinasi antarlembaga, peningkatan sosialisasi, dan inovasi pelayanan agar penyelenggaraan Program JKN di Kecamatan Kandis dapat berjalan lebih efektif serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Copyrights © 2026