Pengelolaan persediaan bahan baku yang kurang optimal dapat meningkatkan biaya operasional dan menghambat kelancaran proses produksi. Permasalahan tersebut terjadi pada UMKM Pabrik Tahu Mas Bagong Karanganyar yang menyimpan kedelai dalam jumlah relatif besar untuk mengantisipasi keterlambatan pasokan. Penelitian ini bertujuan menganalisis sistem pengendalian persediaan bahan baku yang diterapkan serta mengevaluasi efektivitas metode Just In Time dalam meningkatkan efisiensi persediaan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Just In Time mampu menurunkan total biaya persediaan dari Rp173.500 menjadi Rp150.400 per bulan. Selain itu, rata-rata persediaan berkurang dari 350 kilogram menjadi 240 kilogram dan perputaran persediaan meningkat secara signifikan. Dengan demikian, metode Just In Time dapat meningkatkan efisiensi pengendalian persediaan bahan baku serta mendukung kelancaran proses produksi pada UMKM Pabrik Tahu Mas Bagong Karanganyar.
Copyrights © 2026