Dikarenakan meningkatnya permintaan masyarakat terhadap makanan ringan kacang telur, pelaku usaha yang memproduksi kacang telur menghadapi tantangan dalam memastikan produknya rendah minyak dan diproses secara higienis. Penirisan minyak yang masih dilakukan secara manual, menggunahkan kertas, dinilai kurang higienis dan tidak memenuhi standar kebersihan pangan. Oleh karena itu, penelitian ini difokuskan pada perancangan dan bangun mesin peniris minyak goreng yang lebih bersih dan disesuaikan dengan kebutuhan pengguna (UMKM) Usaha Mikro Kecil dan Menengah. Pendekatan House of Quality (HoQ) sebagai alat bantu utama dalam menyelaraskan keinginan pengguna terhadap fitur teknis mesin. Diterapkan metode Operation Process Chart (OPC) agar setiap langkah dalam proses pembuatan dapat diidentifikasi dan dianalisis secara efisien. Proses pengembangan mengacu pada metode Research and Development (R&D), yang mencakup tahap perencanaan, perancangan, pembuatan prototipe, dan pengujian fungsi. Untuk memetakan jalur produksi. Mesin yang dihasilkan menggunakan material stainless steel Mengurangi kadar minyak, Kapasitas sesuai kebutuhan dan Daya listrik 220vAC proses pembuatan ada 28 aktifitas kerja dengan waktu 16 jam 10 menit 20 detik. Bedasarkan pengujian alat pada produk produk kacang telur menunjukkan tingkat evektifitas performa yang baik dan didukung hasil pengujian alat oleh validator.
Copyrights © 2026