Penelitian ini dilakukan di CV. Lotus Glove, produsen sarung tangan golf, untuk menganalisis pengendalian kualitas proses produksi menggunakan metode Six Sigma dan pendekatan Kaizen. Permasalahan adalah ditemukannya produk repair sebanyak 14.280 unit dari total produksi 366.806 unit (3,89%) selama Januari–Desember 2025. Metode penelitian menggunakan siklus DMAIC Six Sigma dan pendekatan Kaizen (5W+1H Hasil perhitungan menunjukkan nilai DPU sebesar 0,0389, DPO sebesar 0,0046, DPMO sebesar 4.592, dan tingkat sigma sebesar 4,11. Hasil tersebut mengindikasikan bahwa proses produksi telah berada dalam kondisi yang terkendali secara statistik, namun upaya perbaikan secara berkelanjutan masih diperlukan untuk meningkatkan kualitas proses dan mengurangi tingkat kecacatan produk. Jenis cacat dominan adalah jahitan terlewat, variasi potongan, dan jahitan tidak sesuai pola. Rekomendasi perbaikan difokuskan pada standarisasi kerja, peningkatan pengawasan proses, dan ketelitian operator. Implementasi Six Sigma dan Kaizen diharapkan dapat mengurangi cacat produk secara sistematis dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026