Sampah rumah tangga yang tidak dipilah sejak awal menjadi salah satu penyebab utama menumpuknya sampah campuran di tempat pembuangan akhir (TPA) serta menyulitkan proses daur ulang. Kebiasaan masyarakat yang masih membuang sampah organik dan anorganik ke dalam satu wadah yang sama mendorong perlunya sebuah teknologi tepat guna yang dapat membantu proses pemilahan sampah secara otomatis dan sederhana. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menerapkan tempat sampah otomatis berbasis mikrokontroler Arduino Uno yang mampu memilah sampah organik dan anorganik secara otomatis. Sistem ini menggunakan sensor inductive proximity untuk mendeteksi sampah logam, sensor kelembapan (soil moisture sensor) untuk membedakan sifat basah/kering sampah, sensor ultrasonik HC-SR04 untuk mendeteksi keberadaan objek di depan tempat sampah dan memantau kapasitas bak penampung, serta motor servo sebagai penggerak penutup dan pengarah jalur sampah. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan tahapan analisis kebutuhan, perancangan perangkat keras dan lunak, implementasi, serta pengujian fungsional. Hasil pengujian menunjukkan bahwa alat mampu memilah sampah organik dan anorganik dengan tingkat keberhasilan rata-rata sebesar 90% dari 30 kali percobaan, dengan waktu proses pemilahan rata-rata 3–5 detik per objek. Penerapan teknologi tepat guna ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan sampah di lingkungan rumah tangga, sekolah, maupun fasilitas umum, sekaligus mendukung program pengelolaan sampah berkelanjutan.
Copyrights © 2026