Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prospek pendapatan usahatani mentimun varietas Semi F1 di Kecamatan Pringgarata, Kabupaten Lombok Tengah. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Responden penelitian berjumlah 30 orang petani yang dipilih secara proporsional dari dua desa, yaitu Desa Bilebante dan Desa Sintung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usahatani mentimun varietas Semi F1 memiliki prospek yang menjanjikan dengan rata-rata pendapatan sebesar Rp. 8.096.370 per musim tanam pada lahan seluas 0,12 hektar. Total biaya produksi yang dikeluarkan sebesar Rp. 6.303.630, sedangkan penerimaan rata-rata mencapai Rp. 14.400.00, dengan nilai Benefit Cost Ratio (BCR) sebesar 2,282, yang menunjukkan bahwa usahatani ini layak dan menguntungkan. Kendala utama yang dihadapi petani adalah keterbatasan modal (53,33%), pemasaran (30%), dan teknis budidaya (16,67%). Penelitian ini merekomendasikan perlunya dukungan pemerintah dalam bentuk akses pembiayaan dan pelatihan budidaya serta penguatan strategi pemasaran untuk meningkatkan keberlanjutan usahatani mentimun di daerah tersebut.
Copyrights © 2026