Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan menguraikan pengaruh kompensasi, tekanan kerja, serta beban kerja terhadap kinerja mitra pengemudi Gojek di wilayah Kota Tangerang. Fokus penelitian diarahkan untuk mengidentifikasi seberapa besar kontribusi masing-masing variabel, baik secara parsial maupun bersama-sama, dalam memengaruhi efektivitas dan produktivitas kerja mitra, terutama di tengah tantangan operasional transportasi berbasis aplikasi. Studi ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Data primer dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner berskala Likert kepada 105 responden pengemudi Gojek yang dipilih menggunakan teknik random sampling. Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS versi 3. Evaluasi model dilakukan melalui pengujian outer model dan inner model untuk menilai validitas konstruk, reliabilitas, serta hubungan antar variabel. Penelitian ini menunjukkan bahwa kompensasi, stres kerja, dan beban kerja berpengaruh positif serta signifikan terhadap kinerja pengemudi Gojek di Kota Tangerang. Ketiga variabel tersebut secara simultan mampu menjelaskan 79,5% variasi kinerja dengan nilai Q-square 0,488, yang menunjukkan model penelitian memiliki kemampuan prediksi yang kuat. Temuan ini menekankan bahwa pengelolaan kompensasi, stres kerja, dan beban kerja yang tepat menjadi kunci peningkatan kinerja mitra pengemudi Gojek di Kota Tangerang pada layanan transportasi berbasis aplikasi.
Copyrights © 2025