Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penguatan learning engagement dan student responsibility melalui penerapan pembelajaran Problem Based Learning berbasis kolaborasi pada pembelajaran Matematika. Penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif yang dilaksanakan dalam tiga siklus. Subjek penelitian adalah murid sekolah dasar yang mengikuti pembelajaran Matematika materi pecahan. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi, kemudian dianalisis berdasarkan persentase ketercapaian setiap indikator pada setiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pada seluruh indikator learning engagement. Antusiasme belajar meningkat dari 57% pada siklus I menjadi 86% pada siklus III, ketekunan belajar dari 53% menjadi 81%, kemandirian belajar dari 47% menjadi 78%, dan refleksi belajar dari 50% menjadi 71%. Pada aspek student responsibility, komitmen terhadap tugas meningkat dari 44% menjadi 82%, kesediaan bertanggung jawab dari 47% menjadi 65%, dan disiplin dari 47% menjadi 72%. Dengan demikian, penerapan Problem Based Learning berbasis kolaborasi dapat memperkuat keterlibatan dan tanggung jawab murid dalam pembelajaran Matematika melalui pembagian peran, interaksi kelompok, penyelesaian masalah, dan refleksi secara bertahap.
Copyrights © 2026