Kemampuan berhitung merupakan fondasi numerasi dasar siswa SD yang masih belum berkembangoptimal.Studi ini berfokus pada menganalisis keperluan pengembangan Lembar Kerja Siswa (LKS) yang didasarkan pada scaffolding untuk meningkatkan keterampilan menghitung murid. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif studi pendahuluan tahap Define model 4-D di UPT SD Negeri Mojorejo 01 Kabupaten Blitar dengan subjek guru kelas dan siswa kelas IV. Data diperoleh dari pengamatan, wawancara, pengumpulan dokumen, dan asesmen diagnostik awal, kemudian dievaluasi menggunakan pendekatan Miles dan Huberman. Hasil menunjukkan pembelajaran masih berpusat pada guru, bahan ajar belum memfasilitasi scaffolding, dan kemampuan berhitung siswa beragam: 13% rendah, 40% sedang, 47% tinggi. Guru membutuhkan bahan ajar untuk latihan berhitung bertahap di awal pembelajaran. Dengan demikian, pengembangan LKPD berbasis scaffolding diperlukan sebagai alternatif untuk meningkatkan kemampuan berhitung siswa SD.
Copyrights © 2026