Jurnal Kesehatan Lentera Aisyiyah
Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah

GAMBARAN PELAKSANAAN PROGRAM KESELAMATAN KERJA PADA KARYAWAN BAGIAN PRODUKSI FURNITURE MAKASSAR

Rizky Maharja (Program Studi Sarjana Terapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Sulawesi Barat)
Ade Wira Lisrianti Latief (Program Studi Hiperkes dan Keselamatan Kerja, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Makassar)
Irhamuddin (Program Studi Hiperkes dan Keselamatan Kerja, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Makassar)
Yusniar Anggraeni (Program Studi Sarjana Terapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Sulawesi Barat)
Nurul Pratiwi Army (Program Studi Sarjana Terapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Sulawesi Barat)
Astaman Sultan (Program Studi Sarjana Terapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Sulawesi Barat)
JIhan Faradisha (Universitas Sebelas Maret)



Article Info

Publish Date
30 Sep 2026

Abstract

Program keselamatan kerja diperlukan untuk melindungi pekerja dari berbagai bahaya di tempat kerja, terutama pada industri furniture yang menggunakan mesin dan peralatan produksi. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pelaksanaan program keselamatan kerja pada karyawan bagian produksi PT Maruki International Indonesia. Penelitian ini menggunakan desain observasional deskriptif dan dilaksanakan pada 1–23 Juli 2019 di PT Maruki International Indonesia, Kawasan Industri Makassar. Populasi penelitian sebanyak 204 pekerja bagian produksi dengan sampel 67 pekerja yang dipilih menggunakan proportionate stratified random sampling dan simple random sampling. Data diperoleh melalui kuesioner, observasi langsung, dan telaah dokumen, kemudian dianalisis secara deskriptif menggunakan distribusi frekuensi dan persentase. Sebanyak 60 responden (89,6%) memiliki pengetahuan keselamatan kerja dan 53 responden (79,1%) telah mengikuti pelatihan K3. APD tersedia menurut 38 responden (56,7%), sedangkan 29 responden (43,3%) menyatakan APD tidak tersedia. Sebanyak 48 responden (71,6%) menyatakan alat pelindung mesin (APM) tidak tersedia, sedangkan 19 responden (28,4%) menyatakan tersedia. Pelaksanaan program keselamatan kerja telah dilakukan, terutama dalam aspek pengetahuan dan pelatihan K3. Namun, ketersediaan APD dan khususnya APM masih perlu diperkuat melalui penyediaan berbasis risiko, pengamanan mesin, inspeksi berkala, pelatihan, dan pengawasan K3.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jl

Publisher

Subject

Medicine & Pharmacology Nursing Physics Public Health

Description

Jurnal Kesehatan Lentera Aisyiyah fully open access journals, which means that all acticle available on the internet to all users immadeately upon publication. Non-commercial use and distribution in any medium is permitted, provided the author and the journal are properly credited FOCUS AND SCOPE ...